HUBUNGI KAMI

PABRIK & DISTRIBUTOR KARUNG PLASTIK

Menyediakan: karung plastik (woven bag), karung beras, karung laminasi, karung putih polos, karung transparan, karung daur ulang, karung warna cream, karung warna kuning, karung gabah, karung bagor, karung roll, karung layar, karung printing, karung sablon, dll.

Melayani pemesanan karung sablon dan karung laminasi (printing) merk khusus (custom).

Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950
• Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Teknik Penanganan Pasca Panen Kacang Hijau Dengan Karung, Kualitas Hasil Panen Tak Menurun


Sesudah melewati proses penanaman dan pemeliharaan kacang hijau tahap berikutnya yaitu panen dan pasca panen. Tahap penanganan pasca panen ini bertujuan supaya hasil tanaman tersebut tetap dalam kondisi yang baik dan sesuai untuk bisa segera dikonsumsi ataupung untuk bahan baku pengolahan.

Proses penanganan pasca panen umumnya bertujuan untuk mempertahankan kondisi segarnya dan mencegah perubahan dari yang tak diinginkan seperti busuk akar, batang bengkok, buah keriput, polong alot, ubi berwarna hijau, terlalu matang, dll.

A. Panen

Menentukan waktu dan cara panen menjadi faktor yang sangat penting diperhatikan. Tanpa memperhatikan kedua hal tersebut maka hasil yang akan diperoleh tak akan maksimal. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sehubungan dengan penentuan waktu dan cara panen kacang hijau yang baik sebagai berikut :

# Ciri dan Umur Panen
Penentuan panen sangatlah penting, supaya tak terlambat dan biji berceceran dilapangan. Umur tanaman kacang hijau yang siap dipanen tergantung dari varietasnya. Untuk varietas genjah sekitar 58–65 hari, sedangkan untuk varietas berumur panjang sekitar 100 hari. Adapun ciri-ciri tanaman kacang hijau yang bisa dipanen sebagai berikut :
- Pemanenan dilaksanakan bila polong sudah kering dan gampang pecah, mempunyai warna coklat sampai hitam, tergantung varietas yang ditanam.
- Pemanenan sebaiknya dilaksanakan pagi hari atau sore hari, untuk menghindari pecahnya polong.
- Sebelum di kupas, polong yang sudah dipanen di jemur di lantai penjemuran, ketika cuaca panas.
- Ketika waktu penjemuran usahakan supaya varietas yang 1 tak tercampur dengan varietas yang lain.
- Apabila sudah kering, polong dikupas dengan cara memasukkan ke dalam karung kemudian di tebah.
- Sesudah terlepas dari polong, biji ditampi untuk memisahkan dari kulit dan kotoran lainnya.
- Biji yang sudah bersih dijemur lagi sampai kering, kemudian baru disimpan.

Baca Juga :



# Cara panen
Polong kacang hijau dipetik satu per satu dengan memakai tangan. Untuk varietas yang polongnya matang bersamaan, pengambilan hasil bisa dilaksanakan dengan pemotongan tangkai polong. Alat yang dipakai yaitu pisau atau sabit yang tajam. Pemanenan sebaiknya dilaksanakan pada pagi hari untuk menghindari pecah polong ketika panen. Polong yang sudah dipanen segera dikumpulkan dan dimasukkan ke dalam tempat yang tak berlubang seperti karung atau yang lainnya.

# Periode panen
Tahap pemanenan polong dari beberapa varietas kacang hijau yang matang bersamaan bisa dilaksanakan 1 kali. Tetapi, untuk beberapa varietas lainnya, panen dilaksanakan antara 2–3 kali.

B. Pascapanen

Adapun tahapan pascapanen antara lain pembijian pemisahan biji dari polongnya. Sesudah tahap pembijian, dilaksanakan pengeringan, penyimpanan, serta tahap terakhir pengemasan dan pemasaran.

* Pembijian
Biji kacang hijau sangat gampang lepas dari kulit polongnya apabila kering. Oleh sebab itu kacang hijau dijemur terlebih dulu sampai kulitnya kering. Polong dengan kulit kering tersebut kemudian dimasukan kedalam karung kemudian dipukul-pukul dengan kayu atau bambu sampai polong pecah. Biji kemudian dipisahkan dengan cara ditampi

* Pengeringan
Biji yang sudah bersih dikeringkan dengan cara dijemur atau melalui alat pengering jika tersedia. Ciri biji yang sudah kering kadar airnya sekitar 10%-12%. Apabila biji semakin kering, maka akan semakin baik juga, karena lebih tahan untuk disimpan.

* Penyimpanan
Karung yang sudah berisi kacang hijau disimpan pada ruangan yang sejuk, kering, bersih serta mempunyai sirkulasi udara baik. Sebaiknya untuk wadah penyimpanan jangan yang terbuat dari plastik karena biji menjadi lembab dan gampang rusak, sebaiknya wadah berupa karung goni atau karung beras. Daya tahan kacang hijau juga berbeda-beda. Biji bisa bertahan dengan kualitas tetap baik selama 1 tahun itu tergantung cara penyimpanannya.

* Pengemasan
Biji-biji kacang hijau harus dipisahkan dari kotoran atau apa saja yang tak diinginkan. Tujuannya supaya tak menurunkan kualitas kacang hijau. Penanganan ini juga sangat berguna untuk menghindarkan atau menekan dari serangan jamur dan hama selama dalam penyimpanan. Apabila biji sudah bersih dari kotoran, Maka laksanakan proses pengemasan sesuai dengan tujuan pasar. Umumnya, kemasan yang dipakai di pasar berupa karung yang transparan.

* Pemasaran
Pemasaran kacang hijau yang berlaku di masyarakat sekarang ini ada 2 sistem. Pertama yaitu sistem pasaran bebas, artinya petani bebas melaksanakan penjualan kapan saja. Sistem yang kedua yaitu sistem kontrak beli, artinya produsen dan pembeli sudah melaksanakan perjanjian jual-beli sebelum kacang hijau ditanam. Sistem kedua ini lebih menguntungkan kedua belah pihak karena ada kepastian produksi dan harga.


Jika Anda membutuhkan Karung Beras untuk pengemasan ketika pasca panen atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan bahannya lebih awet Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Catatan :
– Minimal order 5.000 lembar
– harga netto (tidak termasuk PPN)
– harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Teknik Penanganan Pasca Panen Kacang Hijau Dengan Karung, Kualitas Hasil Panen Tak Menurun"

Posting Komentar