HUBUNGI KAMI

PABRIK & DISTRIBUTOR KARUNG PLASTIK

Menyediakan: karung plastik (woven bag), karung beras, karung laminasi, karung putih polos, karung transparan, karung daur ulang, karung warna cream, karung warna kuning, karung gabah, karung bagor, karung roll, karung layar, karung printing, karung sablon, dll.

Melayani pemesanan karung sablon dan karung laminasi (printing) merk khusus (custom).

Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950
• Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Alasan Harga Buah Naga Bisa Turun di Pasaran Akhir-akhir Ini

Jual Berbagai Macam Karung Plastik - Lim Corporation

Rabu (23/1) lalu, saya merasa miris saat menonton berita dari salah satu stasiun televisi. Berita yang saya maksud tentang nasib para petani buah naga di Banyuwangi, Jawa Timur, yang membuang buah naga ke sungai dalam jumlah yang cukup banyak, karena kecewa dengan turunnya harga menjadi Rp 1.000 sampai Rp 2.000 per kg dari sebelumnya yang masih sekitar Rp 12.000 sampai Rp 15.000 per kg.

BACA JUGA :
Dari berita di atas tentu tafsiran pemirsa televisi adalah betapa nasib petani sungguh sangat mengenaskan. Mereka pasti berharap akan menerima sejumlah uang hanya demi menutupi berbagai kebutuhan sehari - hari, tapi malah seperti dipermainkan oleh para pedagang yang membeli buah ke petani.

Memang, secara hukum ekonomi, sulit dielakkan jika pasokan lagi melimpah maka harga akan turun. Alangkah baiknya para petani diharapkan bersatu dalam wadah seperti koperasi yang dapat mengatur jadwal tanam dan panen supaya tidak terjadi secara serentak, sehingga harga tetap dapat dikendalikan.

Namun, berita tersebut mempunyai dimensi lain saat saya menelusuri melewati kompas.com (22/1). Disebutkan bahwa ada seorang petani bernama Agus Widiaputra, warga RT 25 RW 3, Kedung Gebang, Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi, yang membuang buah karena sudah tidak layak untuk di konsumsi.

https://www.facebook.com/InfoPertanianPerkebunanku/
Artinya, Jika tindakan membuang ke sungai bisa dipertanyakan apakah merupakan hal yang baik dilihat dari aspek lingkungan, alasan pembuangan sebetulnya bukan karena protes petani terhadap anjloknya harga. 

Bahwa anjloknya harga adalah fakta yang harus dicarikan solusinya oleh berbagai pihak terkait, khususnya pemerintah. Mungkin usaha pembinaan dan sosialisasi dari dinas pertanian setempat kepada para petani harus lebih diintensifkan lebih baik lagi. Supaya panen tidak terjadi secara massal, dan secara teknis tidak banyak hasil panen yang busuk.

Tetapi soal pembuangan buah naga dikaitkan dengan protes atas anjloknya harga perlu dicermati lagi akurasinya. Soalnya saat ini adalah tahun politik, semua hal dapat dipolitisir.

Jual Karung Beras - Lim Corporation
*Info lengkap mengenai harga Karung Beras silakan klik http://bit.ly/hargakarungberas

Bila Anda membutuhkan dan ingin memesan Memesan Karung Beras, Karung Laminasi, Karung Transparan, atau Karung Polos untuk pengemasan ketika pascapanen atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan terjangkau. Untuk info pemesanan produk bisa langsung menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan Hari Besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031-8830487 (Jam Kerja 08.00 - 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:

Catatan:
– Minimal order 5.000 lembar
– Harga netto (tidak termasuk PPN)
– Harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– Harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Alasan Harga Buah Naga Bisa Turun di Pasaran Akhir-akhir Ini"

Posting Komentar