HUBUNGI KAMI

PABRIK & DISTRIBUTOR KARUNG PLASTIK

Menyediakan: karung plastik (woven bag), karung beras, karung laminasi, karung putih polos, karung transparan, karung daur ulang, karung warna cream, karung warna kuning, karung gabah, karung bagor, karung roll, karung layar, karung printing, karung sablon, dll.

Melayani pemesanan karung sablon dan karung laminasi (printing) merk khusus (custom).

Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950
• Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Tips Beternak Jangkrik Supaya Bisa Panen Melimpah, Mau Coba?

Distributor & Produsen Karung Beras Murah - Lim Corporation

Persiapan kandang

Langkah pertama guna memulai ternak jangkrik ialah menyiapkan kandang atau tempat budidaya jangkrik. Kandang guna ternak jangkrik dapat dibuat dari berbagai bahan seperti kardus papan atau triplek. Pada peluang kali ini, kami akan memberikan contoh pembuatan kandang jangkrik dari kayu dan kasa. Desain kandang guna ternak jangkrik kotak seperti peti, dapat terbuat dari papan atau tripleks.

BACA JUGA: 
- Kotak terbuat dari papan atau tripleks dengan tulang dari kayu kaso/kayu reng. Ukuran panjang 100 cm, lebar 60 cm dan tinggi 30-40 cm.
- Pakailah lem pada setiap sambungan dan sudut peti. Manfaatnya supaya jangkrik yang baru menetas tidak keluar lewat celah sambungan. Ukuran jangkrik baru menetas sangat kecil.
- Permukaan bagian atas harus dapat dibuka tutup dengan memakai engsel.
- Pada sisi muka dan belakang dikasih lubang jendela. Ukuran lubang jendela 50 x 7 cm, posisi lubang sekitar 10 cm dari atas (lihat gambar). Jendela ditutup dengan kasa kawat ukuran halus supaya jangkrik kecil tidak dapat kabur.
- Pada sisi pinggir dikasih celah atau cantelan guna pegangan. Manfaatnya guna memudahkan mengangkat atau menggeser peti.
- Pada sekitar sisi bagian dalam, kira-kira 10 cm dari atas, kasihkan solasi plastik. Manfaatya supaya jangkrik tidak merayap ke atas.
- Pasang kaki-kaki pada keempat sudut peti, kira-kira tingginya 10 cm. Keempat kaki-kaki tersebut nantinya diletakan pada mangkung yang diisi air atau cairan lain. - Manfaatnya guna mencegah hama seperti semut masuk ke dalam kandang.
- Kandang jangkrik juga dapat dibuat berjajar, misalnya tiga jajar guna menghemat tempat dan efisiensi budidaya. Kandang jangkrik sebaiknya diletakkan di dalam ruangan yang gelap, tidak tersentuh sinar matahari langsung.

Selain terlindung dari sinar matahari langsung, ternak jangkrik juga memerlukan ketenangan. Sebaiknya pilih ruangan yang mempunyai angin cukup, gelap, jauh dari hiruk pikuk dan kemudian lalang pergerakan manusia.


Persiapan bibit jangkrik

Seperti telah diuraikan sebelumnya, bibit guna ternak jangkrik yang biasa diternakan dari jenis G. miratus dan G. testaclus. Bibit dapat dibeli dari toko pakan yang menyediakan pakan hidup. Sebetulnya jenis jangkrik lain dapat juga diternakan, ada beberapa jenis yang memang sulit atau lambat perkembangbiakkannya.

Bibit atau indukan ternak jangkrik sebaiknya diperoleh dari tangkapan alam. Atau kalau sulit, sekurang-kurangnya bibit jangkrik pria diperoleh dari alam. Sebab umumnya indukan pria hasil tangkapan alam lebih garang.

Ciri-ciri calon indukan jangkrik:

- Sungut atau antena masih panjang, seluruh anggota badan masih lengkap, dapat melompat jauh dan gesit, badan berwarna mengkilap.
- Jangan pilih jangkrik yang bila dipegang mengeluarkan cairan baik dari mulut ataupun duburnya.
- Induk pria mengeluarkan derikan yang keras. Permukaan sayap atau punggungnya bergelombang dan kasar.
- Induk perempuan ada ovipositor pada bagian ekornya, ekornya ada tiga bagian tengah adalah ovipositor. Ukurannya besar.
- Cara membedakan jangkrik pria dan perempuan yang paling gampang ialah melihat ekornya. Jangkrik pria hanya mempunyai dua helai ekor sedangkan perempuan tampak mempunyai 3 helai ekor. Sebetulnya ekor bagian tengah ialah ovipositor.

Cara ternak jangkrik

Keadaan kandang guna ternak jangkrik harus memperhatikan tingkat kelembaban dan binatang pengganggu. Kelembaban harus terus dikontrol, terutama saat musim kemarau, guna menjaga kelembaban dapat dilaksanakan dengan penyemprotan atau menutup kandang dengan karung goni basah. Musuh atau hama ternak jangkrik agak banyak, diantaranya tikus, kecoa, semut dan laba-laba. Selain itu, jangkrik dapat menjadi kanibal bila ketersediaan makanan dalam kandang tidak mencukupi.


a. Mengawinkan jangkrik

Tempat guna mengawinkan jangkrik sebaiknya terpisah dengan tempat pembesaran anakan. Keadaan kandang guna menjodohkan sebaiknya dibuat aga persis dengan habitat jangkrik di alam. Pembatas kandang bisa diolesi tanah liat, semen putih serta dikasih daun-daun kering, seperti daun jati, daun pisang atau serutan kayu. Jangkrik yang akan dijodohkan harus berasal dari jenis yang sama. Bila indukan pria dan wanita berbeda jenis, perjodohan tidak akan terjadi. Guna menjodohkan jangkrik masukan indukan perempuan dan pria dengan perbandingan 10:2.

Dalam kandang perjodohan, siapkan bak pasir atau tanah sebagai tempat peneluran. Selama masa perjodohan jangkrik pria akan mengeluarkan suara derik terus menerus. Jangkrik perempuan yang sudah dibuahi akan bertelur. Telur umumnya diletakkan dalam pasir atau tanah. Selama masa perjodohan jangkrik harus memperoleh asupan pakan yang cukup. Contoh pakannya kubis, sawi, kangkung, bayam, daun pepaya dan jenis sayuran hijau lainnya. Buang pakan yang tersisa setiap hari, jangan sampai pakan membusuk di dalam kandang.

Beberapa peternak ada yang memberikan ramuan khusus bagi jangkrik yang sedang dijodohkan. Misalnya, bekatul, tepung ikan, kuning telur bebek yang sudah direbus dan dihaluskan, dan beberapa vitamin. Katanya supaya telur yang dihasilkan dapat banyak dan berkualitas. Apakah hal tersebut berhasil? belum ada ujinya hanya berdasarkan dari pengalaman beberapa peternak saja.

b. Menetaskan telur

Telur jangkrik akan menetas sesudah 7-10 hari, terhitung sejak perjodohnan. Maksimum 5 hari sesudah induk perempuan bertelur (sebelum menetas), pisahkan telur-telur tersebut. Hal ini untuk menghindari si induk memakan telurnya sendiri. Alihkan ke dalam kandang penetasan telur yang juga sekaligus pembesaran anakan. Warna telur yang sudah dibuahi akan berubah dari bening menjadi keruh. Sesudah 4-6 hari umumnya telur menetas. Pada masa penetasan, kelembaban kandang harus terus dijaga dengan penyemprotan air, atau menutup kandang dengan karung goni basah.

c. Pemberian pakan

Sesudah telur menetas, langkah selanjutnya ialah memberikan pakan. Jangkrik yang baru menetas, berumur 1-10 hari diberikan pakan ayam (voor), yang terbuat dari kacang kedelai, beras merah, dan jagung kering yang dihaluskan. Sesudah lewat 10 hari, anakan jangkring dapat diberi makan sayur-sayuran dan jagung muda. Selanjutnya pakan dapat ditambahkan singkong, mentimun atau ubi.

d. Pemeliharaan kandang

Penting guna menjaga kandang tetap higienis dan bersih, serta terhindar dari gangguan hama. Hal lain yang perlu dijaga ialah keadan kandang supaya tetap lembab dan gelap. Selain itu tetap jaga supaya makanan cukup tersedia, sebab bila kurang jangkrik akan kanibal, saling memangsa di antara mereka. Buang pakan yang tersisa setiap hari, jangan sampai membusuk di dalam kandang. Kandang yang baru dibuat sebaiknya dicuci dahulu, jangan sampai masih berbau vinil bila terbuat dari tripleks. Caranya, lumuri permukaan kandang dengan lumpur sawah guna dan dijemur hingga garing. Periksa air yang ada pada mangkuk atau kaleng pada kaki-kaki kandang. Tambah atau ganti bila cairan telah sedikit. Cairan yang dipakai dapat air, minyak tanah, atau jenis cairan lain yang dapat mencegah hama masuk ke dalam kandang.

Jual karung Beras
*Info lengkap mengenai harga Karung Beras silakan klik http://bit.ly/hargakarungberas

Bila Anda membutuhkan dan ingin memesan Memesan Karung Beras, Karung Laminasi, Karung Transparan, atau Karung Polos untuk pengemasan ketika pascapanen atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan terjangkau. Untuk info pemesanan produk bisa langsung menghubungi kami pada hari dan jam kerja melalui (Minggu dan Hari Besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031-8830487 (Jam Kerja 08.00 - 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:

Catatan:
– Minimal order 5.000 lembar
– Harga netto (tidak termasuk PPN)
– Harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– Harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tips Beternak Jangkrik Supaya Bisa Panen Melimpah, Mau Coba?"

Posting Komentar