HUBUNGI KAMI

PABRIK & DISTRIBUTOR KARUNG PLASTIK

Menyediakan: karung plastik (woven bag), karung beras, karung laminasi, karung putih polos, karung transparan, karung daur ulang, karung warna cream, karung warna kuning, karung gabah, karung bagor, karung roll, karung layar, karung printing, karung sablon, dll.

Melayani pemesanan karung sablon dan karung laminasi (printing) merk khusus (custom).

Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950
• Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Panduan Cara Mudah Budidaya Bengkoang Bagi Pemula Agar Cepat Berbuah

Distributor Karung Beras High Quality - Lim Corporation

Bengkoang adalah tumbuhan yang menjalar. Tanaman ini dapat mempunyai panjang hingga 5-6 meter dengan kebiasaan menjalar dan membelit. Bengkuang diambil umbinya dan dimanfaatkan sebagai bahan makanan, dibuat tepung, bahan baku obat dan makanan buatan lainnya.

Terdapat dua jenis bengkoang yang dibudidayakan di Indonesia, yaitu jenis genjah dan badur. Jenis genjah memeliki umur panen yang lebih cepat yaitu 4-5 bulan sedangkan jenis badur umur panennya antara 7 sampai 11 bulan. Pada penjelasan kali ini, kami akan menganalisis mengenai jenis genjah .

Budidaya bengkoang sesuai dilaksanakan didataran rendah hingga ketinggian 1500 meter dari permukaan laut. Tetapi ketinggian sempurnanya ialah 200-800 meter dari permukaan laut dengan curah hujan sekitar 700-1000 mm per tahun. Suhu sempurna untuk tumbuh berkisar antara 25 hingga 28oC. Bengkoang dapat tumbuh baik di tanah lempung berpasir dengan kandungan hara tinggi dan keasaman ada pada kisaran 4,5-8 pH.

Penyiapan benih bengkoang

Benih bengkoang dapat diperoleh dengan dua cara, pertama memilih dari tanaman yang ada. Caranya pilih beberapa tanaman yang tampak sehat, lalu biarkan tanaman tersebut tumbuh berbunga sampai mengeluarkan polong. Sedangkan tanaman lainnya tetap dipangkasi bunganya, sebab tanaman bengkoang yang bunganya tidak dipangkas tidak akan menghasilkan umbi.

Baca Juga  : 

Polong yang tumbuh hingga tua, sesudah itu polong siap dipanen sebagai benih. Apabila benih akan dikemas, sebaiknya jangan dibuka kulit polongnya. Kalaupun dibuka dari kulitnya harus disimpan ditempat yang kering dan tertutup rapat. Dengan penyimpanan yang baik benih umumnya bertahan hingga 1 tahun.

Cara yang kedua ialah dengan memilih benih dari hasil panen. Pilih beberapa umbi yang kualitasnya bagus, dapat dilihat dari ukuran dan teksturnya. Lalu simpan umbi tersebut ditempat yang mempunyai kelembaban cukup. Biarkan tumbuh tunas pada umbi tersebut. Sesudah tunas tumbuh, pilih tunas tersebut. Tunas yang paling baik ialah yang paling dekat dengan pusat umbi. Lalu tanam bengkuang tersebut, dan biarkan bunganya tumbuh hingga menghasilkan polong. Sesudah itu polong dapat dipanen sebagai benih. Cara kedua ini umumnya menghasilkan benih yang lebih baik dari cara pertama.

Pengolahan tanah dan penanaman

Pertama-tama tanah dibajak atau dicangkul dengan tujuan menggemburkan tanah. Lalu buat bedengan agar drainase tanah berjalan baik. Lebar bedengan 1 meter dengan tinggi 20-25 cm, panjang bedengan dicocokkan dengan kontur lahan. Atur jarak antar bedengan sebesar 40-50 cm.

Tebarkan atau campurkan pupuk kandang atau kompos. Dosis pupuk dasar kira-kira 20 ton per hektar. Lalu aduk hingga menyeluruh. Sesudah itu buat lubang tanam dengan cara ditugal sedalam 5-7 cm. Dalam satu bedeng buat dua urutan lubang dengan jarak dalam baris 25 cm dan jarak antar baris 30 cm. Masukkan benih bengkoang pada setiap tugalan sebanyak 1 biji kemudian tumpuk dengan tanah. Kemudian siram secukupnya untuk mempertahankan kelembaban tanah.  Keperluhan benih bengkoang kira-kira 25-30 kg per hektar.


Sebelum benih ditanam sebaiknya rendam dahulu benih selama 6-12 jam, lalu tiriskan dan biarkan selama satu hari. Nanti akan tampak calon-calon tunas tumbuh pada biji bengkoang. Baru sesudah itu biji dapat ditanam.

Perawatan budidaya bengkoang

Bengkoang termasuk tanaman yang tahan kekeringan. Tetapi jika terjadi kekeringan ekstrim, laksanakan penyiraman secukupnya. Perlu diingat penyiraman jangan dilaksanakan setengah basah, hal ini akan membuat tanaman mati dan layu.

Ketika tanaman berumur 2 minggu umumnya batangnya telah tumbuh dan mulai menjalar, pada umur ini dapat dilaksanakan penyiangan tergantung keadaan dilahan. Pada saat ini juga dilaksanakan penyulaman jika ada tanaman bengkoang yang tidak tumbuh. Tetapi penyulaman sebaiknya memakai kacang tanah, tidak menggunakan begkuang lagi. Sebab pada umur seperti ini, bengkoang baru tidak dapat mengejar yang lainnya. Penyulaman dengan kacang tanah berguna juga untuk memperkaya nitrogen tanah.

Pada umur 3 minggu laksanakan pemupukan tambahan dengan kompos kering maupun sekam ayam. Satu bedengan bengkoang biasanya memerlukan sekitar 20 kg, atau kira-kira 20 ton per hektar. Untuk pemberian pupuk tambahan sebaiknya dicocokkan dengan penampakan tanaman, bila tampak kurang gizi kasihkan pupuk tambahan secara penuh. Tetapi apabila tanaman tumbuh subur kurangi pemberian pupuk untuk mengirit pengeluaran.

Pada umur satu bulan mulai laksanakan proses pengguntingan pucuk daun pada semua tanaman yang ada. Umumnya sesudah penguntingan pertama akan muncul banyak tunas baru. Pengguntingan kedua dilaksanakan ketika bengkoang berumur 2 bulan. Laksanakan lagi pengguntingan pucuk dan bunga.

Pengguntingan dilaksanakan apabila minimal 80% bunga sudah mekar, sebab apabila pengguntingan dilaksanakan pada saat bunga belum mekar maka umbi bengkoang yang tertekstur tidak akan bulat membesar, tetapi akan seperti wortel yakni kecil dan memanjang. Pada waktu pengguntingan kedua ini, pilihlah 10-20 tanaman dalam satu bedeng yang akan dijadikan bibit. Untuk tanaman yang akan dijadikan bibit ini, jangan dilaksanakan pengguntingan bunganya, namun biarkan agar bunganya menghasilkan biji. Selanjutnya laksanakan prosedur pembenihan seperti yang diterangkan di atas.

Pada umur 3,5 bulan laksanakan pengguntingan ketiga. Gunting semua bunga dan daun muda termasuk bunga yang ada diketiak-ketiak daun, jangan sampai terlewat. Sesudah pemotongan ketiga perkembangan umbi terjadi sangat cepat.

Pengendalian hama dan penyakit

Budidaya bengkoang umumnya tidak mempunyai banyak hama dan penyakit. Tetapi tetap harus hati-hati timbulnya bercak taun, tungau daun merah dan kumbang. Untuk mengatasi hama dan penyakit laksanakan pergantian tanaman dengan palawija lain, pengolahan tanah yang paripurna, sanitas kebun dan pemilihan benih atau bibit yang baik.

Pemanenan budidaya bengkoang

Tanaman bengkoang mulai dapat dipanen pada umur 4 bulan. Pemanenan dilaksanakan dengan cara dicabut atau digali. Budidaya bengkoang yang baik akan dapat menghasilkan 7-8 ton per hektar.

Jual Karung Beras
*Info lengkap mengenai harga Karung Beras silakan klik http://bit.ly/hargakarungberas

Bila Anda membutuhkan dan ingin memesan Memesan Karung Beras, Karung Laminasi, Karung Transparan, atau Karung Polos untuk pengemasan ketika pascapanen atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan terjangkau. Untuk info pemesanan produk bisa langsung menghubungi kami pada hari dan jam kerja melalui (Minggu dan Hari Besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031-8830487 (Jam Kerja 08.00 - 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:

Catatan:
– Minimal order 5.000 lembar
– Harga netto (tidak termasuk PPN)
– Harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– Harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Panduan Cara Mudah Budidaya Bengkoang Bagi Pemula Agar Cepat Berbuah"

Posting Komentar