HUBUNGI KAMI

PABRIK & DISTRIBUTOR KARUNG PLASTIK

Menyediakan: karung plastik (woven bag), karung beras, karung laminasi, karung putih polos, karung transparan, karung daur ulang, karung warna cream, karung warna kuning, karung gabah, karung bagor, karung roll, karung layar, karung printing, karung sablon, dll.

Melayani pemesanan karung sablon dan karung laminasi (printing) merk khusus (custom).

Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950
• Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Ternyata, Ini Alasan Utama Menurunya Kualitas Hasil Panen Beras

Jual Karung Beras Untuk Pengemasan Beras - Lim Corporation

Salah satu cara untuk mempertahankan agar gabah atau beras tetap dalam keadaan baik sebelum dijual yaitu dengan penyimpanan, pengemasan, dan pemberian label secara baik, bobot tidak susut, bau tidak berubah, dan juga warna serta aromanya. Adapun alasan yang harus dipertimbangkan dalam perawatan beras yaitu kualitas beras, alat pengemas, dan alasan lingkungan.

Jika ada kesalahan waktu proses penyimpanan gabah akan menyebabkan menurunnya kualitas beras, misalnya yaitu terjadinya respirasi, tumbuhnya jamur, serangan serangga, dan bahkan yang kerap di alami yaitu timbulnya serangan kutu beras.

Baca Juga  : 

Penyimpanan beras ada 2 cara yaitu cara curah yaitu penyimpanan tanpa memakai kemasan dan cara kemasan yaitu beras dikemas, misalnya dalam karung, kantong plastik kapasitas 10 kg, 25 kg, 50 kg baru disimpan dalam tekstur susunan. Kerusakan beras, bisa dikarenakan dari 2 alasan yaitu:

1. Alasan Internal

Sebab proses penyosohan beras yang kurang bersih, bekatul yang kaya lemak dan masih menempel di beras mengalami oksidasi oleh udara dan enzim menghasilkan senyawa asam lemak yang berbau tengik jadi beras menjadi bau apek. Kerusakan ini disebut kerusakan mikrobiologis.

2. Alasan Eksternal

Kerusakan mikrobiologis sebab serangan jamur yang menyebabkan gabah berwarna hitam, beras yang dihasilkan kusam kehitaman.

Cara untuk meminimalkan kerusakan waktu penyimpanan yaitu tentukan gabah/beras harus kering dengan kadar air 14% atau kurang, untuk derajat sosoh ideal, pakai karung plastik yang baik, ruang penyimpanan atau tempat harus bersih dan bebas dari debu maupun kotoran, tidak ada serangan hama gudang, penerangan dan jendela yang cukup dan mudah dibersihkan. Selain itu lindungi gudang penyimpanan gabah dari suhu wilayah yang ekstrim panas tetapi usahakan gudang penyimpanan dalam kondisi yang segar. Gudang penyimpanan tidak baik jika terkena sinar matahari langsung dan atap seng harus dilapisi aluminium foil dan glass wool.

Intinya gabah/beras jika disimpan mengalami penyusutan. Jadi kalau gabah atau beras akan disimpan lama pastinya kadar airnya juga harus semakin rendah. Misalnya jika ingin disimpan selama 1–3 bulan, kadar air gabah 13%–14%, 4–6 bulan kadar air 12%, dan bila disimpan selama 7–12 bulan, kadar air gabah 11%. Tata cara penyimpanan yang baik.
1. Proteksi terhadap gangguan hama gudang melalui pembersihan gabah/beras dan wadahnya, pengeringan, pengendalian fisik dan insektisida.
2. Upayakan bangunan dan wadah gabah/beras kedap air. Wilayah bebas banjir dan drainase bagus.
3. Wadah sebaiknya tidak bisa dimasuki tikus dan burung.
4. Pengecekan serial yang disimpan secara berkala.

Pembersihan dan Penyiapan Tempat Penyimpanan

1) Ruang tempat penyimpanan gabah/beras harus dibersihkan. Sebab hama serangga dan tikus suka dengan tempat yang kotor.
2) Singkirkan dan bakar sampah seperti debu, gabah/beras lama, jerami dari tempat penyimpanan.
3) Jika ada lubang pada lantai, dinding dan atap bangunan harus diperbaiki. Sebab tikus dan serangga dapat masuk dari lubang tersebut.
4) Kasikan anyaman kawat untuk menghalangi tikus dan burung
5) Segera perbaiki atap yang bocor supaya air hujan tidak masuk
6) Bersihkan lingkungan tempat penyimpanan
7) Bersihkan wadah dan karung kemasan. Karung bisa disterilkan dengan air panas atau freezer.
8) Pakai pestisida hanya bila sangat dibutuhkan dan tersedia SDM terampil.
9) Pasang perangkap tikus kalau dimungkinkan kemasukan tikus.


Untuk proses penyimpanan gabah/beras salah satunya yaitu secara kemasan. Adapun macam kemasan untuk penyimpanan dalam gudang, yaitu:
1. Dengan kemasan karung.
2. Dengan kemasan plastik.

Adapun masing-masing caranya sebagai berikut:

Dengan cara karung. Untuk gabah yang akan disimpan dalam karung, ada beberapa bagian yang harus diperhatikan dari karung yaitu:
1. Kemasan karung harus dapat melindungi gabah dari kerusakan dalam pengangkutan dan atau penyimpanan.
2. Karung kemasan tidak boleh menyebabkan kerusakan atau pencemaran pada gabah yang tersimpan. Karena itulah bahan karung kemasan tidak membawa organisme pengganggu tanaman seperti serangga hama
3. Kemasan harus kuat, dapat menahan tumpukan dan melindungi fisik dan tahan pada goncangan serta dapat mempertahankan keseragaman.

Untuk mencegah adanya serangan hama serangga gudang, bersihkan kantong-kantong kosong yang bertebaran didalam ataupun disekeliling gudang penyimpanan gabah yang diletakan dalam karung tersebut. Soalnya, kantong- kantong itu akan menjadi tempat serangga gudang bersembunyi dan berkembanga biak.

Apabila akan dikendalikan dengan cara kimiawi, dapat dilaksanakan melalui fumigasi misal dengan fumigan Aluminium phopspide. Selain itu dapat juga memakai insektisida macam sentuh seperti Malathion, Fenitrothion, Pyrethrin atau dengan Delta methrin. Untuk cara memakainya insektisida tersebut disemprotkan di lantai, dinding gudang dan permukaan kemasan gabah. Dan tentukan, penyemprotan insektisida ini tidak disemprotkan langsung pada butiran gabah.

Sedangkan dengan menggunakan kemasan plastik, caranya sebagai berikut:

Masukkan beras dalam kantong plastik dengan kapasitas tertentu, misalnya 5kg, 10kg, 25kg atau 50kg dan lalu disimpan dalam ruangan secara disusun. Cara penyimpanannya sebagai berikut:
a) Sebelum digunakan bersihkan ruang penyimpanan, sesudah itu disanitasi.
b) Kasihkan balok kayu dan papan yang kering untuk mengganjal tumpukan kemasan beras.
c) Cek kadar air beras, sebelum dimasukkan kedalam plastik apakah kadar airnya telah 14% atau dibawahnya, karena daya simpan beras dipengaruhi oleh kadar air yang terkandung dalam beras.
d) Kemaslah beras dengan kemasan 5kg, 10kg, 25kg, atau 50kg untuk mempermudah pengawasan dan pengangkutan.
e) Tumpuk beras yang telah dikemas diatas papan tempat penyimpanan maksimum 15 tumpukan.
f) Apabila mempunyai gudang cukup luas, untuk penyimpanannya dapat digolongkan cocok dengan besar kemasan.
g) Gudang tempat penyimpanan beras harus rapi supaya gampang dibersihkan.

Jual Karung Beras
*Info lengkap mengenai harga Karung Beras silakan klik http://bit.ly/hargakarungberas

Bila Anda membutuhkan dan ingin memesan Memesan Karung Beras, Karung Laminasi, Karung Transparan, atau Karung Polos untuk pengemasan ketika pascapanen atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan terjangkau. Untuk info pemesanan produk bisa langsung menghubungi kami pada hari dan jam kerja melalui (Minggu dan Hari Besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031-8830487 (Jam Kerja 08.00 - 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:

Catatan:
– Minimal order 5.000 lembar
– Harga netto (tidak termasuk PPN)
– Harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– Harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ternyata, Ini Alasan Utama Menurunya Kualitas Hasil Panen Beras"

Posting Komentar