HUBUNGI KAMI

PABRIK & DISTRIBUTOR KARUNG PLASTIK

Menyediakan: karung plastik (woven bag), karung beras, karung laminasi, karung putih polos, karung transparan, karung daur ulang, karung warna cream, karung warna kuning, karung gabah, karung bagor, karung roll, karung layar, karung printing, karung sablon, dll.

Melayani pemesanan karung sablon dan karung laminasi (printing) merk khusus (custom).

Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950
• Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Jenis-jenis Tanah Yang Baik Untuk Budidaya Kelapa Sawit, Mau Tau?

Produsen & Distributor Karung Laminasi - Lim Corporation

Kelapa Sawit mempunyai nama latin adalah tanaman penghasil minyak yang dapat dipakai untuk memasak, industri hingga sebagai campuran bahan bahan bakar Biodiesel. Keperluhan terhadap minyak sawit semakin meningkat setiap tahunnya sehingga tidak ayal mengakibatkan perusahaan perkebunan mengkonversi dan memperluas areal tanam untuk meningkatkan produktivitas dalam memenuhi permohonan pasar yang begitu tinggi.

Sekarang ini, Indonesia bersama dengan Malaysia menjadi pembuat minyak sawit mentah atau CPO terbesar dengan total hingga mencapai 85 persen dari produksi dunia. Kelapa sawit juga sebagai tanaman industri penting penghasil devisa bagi negara dan menyumbang sekitar 4.5 persen PDB Indonesia berdasarkan data pada tahun 2008. Penyebaran tanaman kelapa sawit terdapat di Aceh, Sumatera Utara, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan, Sulawesi hingga Sebagian Papua.

Baca Juga  : 

Kelapa sawit membutuhkan tanah yang relatif datar dengan lapisan tanah yang tebal, tidak tergenang dan macam-macam tanah subur untuk mendukung sehingga pertumbuhan-nya akan berlangsung secara optimal sehingga produksi TBS bisa meningkat secara signifikan. Berikut macam Tanah yang Baik untuk Kelapa Sawit :

1. Latosol

Adalah tanah yang mempunyai warna merah hingga coklat sehingga kerap disebut dengan tanah merah. Karakter karakternya seperti gampang menyerap air, adalah tanah dalam, mempunyai kandungan bahan organik yang sedang dengan pH tanah netral hingga asam. Spesies tanah Latosol ini banyak ditemui di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bali, Jawa, Sulawesi Utara dan Papua. Selain untuk kelapa sawit, tanah Latosol juga sangat baik untuk tanaman Palawija, Padi, Karet dan Kopi.

2. Organosol

Adalah tanah yang tertekstur dari hasil pelapukan bahan organik dan adalah salah satu macam tanah yang subur dan terbagi menjadi dua yaitu tanah humus dan tanah gambut. Jika tanah humus tidak perlu diperiksa lagi sebab banyak yang telah tahu kekayaan unsur hara didalamnya, sedangkan untuk tanah gambut cenderung masam sehingga kurang sesuai untuk tanaman lain, hingga sekarang ini baru kelapa sawit yang sesuai tumbuh di tanah gambut.

3. Alluvial

Tanah aluvial adalah tanah dengan ciri ciri perisis dengan latosol yang tertekstur dari hasil pengendapan material halus dari aliran sungai. Spesies tanah ini kerap ditemukan di wilayah Aliran Sungai (DAS). Berwarna kelabu dengan struktur dengan sedikit lepas lepas dan mengenai tingkat kesuburan tanah Alluvial tergantung dari speises material yang dibawah oleh aliran sungai. Tanah ini sangat sesuai ditanami padi, palawija, buah buahan, tembakau dan berbagai tanaman palma seperti aren dan kelapa.

Aspek Yang Berpengaruh Terhadap Pertumbuhan Kelapa Sawit

Kelapa sawit berteskstur pohon dan bisa hingga mencapai ketinggian 25 meter diatas tanah, berakar serabut yang mengarah kebawah dan sebagian kesamping. Termasuk golongan tumbuhan Palma dengan penampakan daun yang menyirip dengan warna hijau tua. Pada usia muda, kelapa sawit tampak seperti tanaman salak, tetapi memasuki usia 4 tahun batang telah diselimuti sisa pelepah yang telah mati hingga berusia 12 tahun, sesudah itu penampilannya seperti kelapa pada bisanya.

Ada 3 tipe kelapa sawit yang banyak dibudidaya jika dilihat dari ketebalan cangkangnya yakni Dura dengan ciri ciri mempunyai cangkang yang tebal sehingga bisa memperpendek usia mesin pengolah, meskipun begitu mempunyai buah yang terkelompok besar dan kandungan minyak mencapai 18 persen. Sedangkan untuk Pisifera tidak mempunyai cangkang sehingga tidak mempunyai minyak kernel dan perempuan steril sehingga sehingga produksi buahnya sangat rendah. Sedangkan Terera adalah hasil persilangan antara Dura dengan Pisifera yang mempunyai cangkang yang tipis dan kandungan minyak dengan mencapai 28 persen. Terena adalah bibit unggul yang banyak dibudidayakan hingga saat ini. Terdapat beberapa aspek yang akan mempengaruhi hasil atau produksi Buah Tandan Segar (BTS) kelapa sawit,seperti temperatur hawa, vegatasi dan spesies tanah.


Ketiga bagian tersebut harus betul-betul diperhatikan agar kelapa sawit bisa tumbuh secara optimal, berikut ialah penjelasannya  :

a. Iklim

Kelapa sawit bisa tumbuh di wilayah bertemperatur hawa tropis seperti kondisi di Indonesia yang terletak di antara 15 derajat Lintang Utara hingga 15 derajat Lintang Selatan, dengan jumlah sinar matahari yang berlimpah sepanjang tahun dan kelembapan udara yang cukup. Itulah kenapa setiap perusahaan perkebunan kelapa sawit sangat membutuhkan data-data mengenai kondisi yang melingkupi panjang paparan sinar matahari, curah hujan, suhu rata rata minimal dan maksimum, kelembapan udara dan tingkat evaporasi (penguapan).

Kelapa sawit membutuhkan curah hujan setidaknya 2500 hingga 3500 mm pertahun dengan distribusi rat-rata sebesar 100 mm untuk setiap bulannya. Dengan curah hujan sebanyak itu pasti saja akan mengakibatkan kelembapan udara terjaga dan bisa mendukung pertumbuhan. Selain itu kelapa sawit juga memerluhan paparan sinar matahari secara langsung rata rata 6 hingga 7 jam setiap hari dan berada pada tempat dengan suhu sempurna antara 24 hingga 32 derajat celcius dan sangat rentan dengan suhu rendah yang bisa mengakibatkan tertutupnya stomata sehingga laju fotosintesis juga akan terhambat.

b. Vegetasi

Kualitas tanah secara keseluruhan bisa diukur dan diuji dari jenis tanaman vegetasi yang mendominasi. Selain itu vegetasi yang tumbuh disuatu areal harus diuji untuk mengetahui dan memperkirakan tingkat kesuburan tanah, biaya land clearing, manajemen air hingga sistem drainase yang sesuai untuk suatu lahan. Contoh jika vegetasi utama yang tumbuh berupa alang alang, tropical bracken dan rhododendron sebagai indikasi bahwa tanah tersebut miskin unsur hara sehingga perlu dilaksanakan perbaikan dengan pupuk

c. Tanah

Sistem perakaran kelapa sawit yang buruk sehingga tidak mudah dalam menyerap unsur hara, hanya akar pada kedalaman sekitar 30 cm saja yang aktif menyerap unsur hara. Sementara itu keperluhan kelapa sawit terhadap unsur hara sangatlah besar, hal inilah yang mengakibatkan dibutuhkan banyak pupuk untuk meningkatkan hasil panen. Tanpa adanya tambahan pupuk maka sangat rumit untuk mendapatkan hasil yang baik dan mengurangi penyebab tanah tandus.

Keperluhan unsur hara tergantung dari  tanah tempat media tumbuh kelapa sawit, sementara itu tanah terbagi atas beberapa macam dengan karakteristik yang berbeda beda pula. Oleh sebab itu perlu dilaksanakan survey tanah secara menyeluruh untuk memberikan informasi mengenai perhitungan potensi hasil dan biaya. Setiap perusahaan perkebunan harus melaksanakan riset seperti ini agar tidak mengalami kerugian di kemudian hari.

Prdosuen Karung Beras
*Info lengkap mengenai harga Karung Beras silakan klik http://bit.ly/hargakarungberas

Bila Anda membutuhkan dan ingin memesan Memesan Karung Beras, Karung Laminasi, Karung Transparan, atau Karung Polos untuk pengemasan ketika pascapanen atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan terjangkau. Untuk info pemesanan produk bisa langsung menghubungi kami pada hari dan jam kerja melalui (Minggu dan Hari Besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031-8830487 (Jam Kerja 08.00 - 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:

Catatan:
– Minimal order 5.000 lembar
– Harga netto (tidak termasuk PPN)
– Harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– Harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to " Jenis-jenis Tanah Yang Baik Untuk Budidaya Kelapa Sawit, Mau Tau?"

Posting Komentar