HUBUNGI KAMI

PABRIK & DISTRIBUTOR KARUNG PLASTIK

Menyediakan: karung plastik (woven bag), karung beras, karung laminasi, karung putih polos, karung transparan, karung daur ulang, karung warna cream, karung warna kuning, karung gabah, karung bagor, karung roll, karung layar, karung printing, karung sablon, dll.

Melayani pemesanan karung sablon dan karung laminasi (printing) merk khusus (custom).

Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950
• Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Cara Jitu Budidaya Tanaman dengan Media Bambu yang Hemat dan Benar

Distributor & Produsen Karung Beras - Lim Corporation

Vertikultur bukan hanya sekedar kebun vertikal, Tetapi inspirasi ini akan merangsang seseorang untuk menciptakan keragaman hayati di pekarangan yang minim sekalipun. Struktur vertikal memudahkan pemakai membuat dan memeliharanya. Pertanian vertikultur tidak hanya sebagai sumber pangan, namun juga menciptakan situasi alami yang menyenangkan.

Model, bahan, ukuran, dan wadah vertikultur sangat banyak, tinggal dicocokkan dengan keadaan dan kehendak. Pada biasanya wadah bertekstur persegi panjang, segi tiga, atau ditekstur persis anak tangga, dengan beberapa undakan atau rak. Bahan bisa berupa bambu atau pipa paralon, kaleng bekas, bahkan lembaran karung beras sebab salah satu filosofi dari vertikultur ialah memanfaatkan benda-benda bekas di sekeliling kita.

Ketentuan vertikultur ialah kuat dan gampang dialihkan. Tanaman yang akan ditanam sebaiknya dicocokkan dengan keperluhan dan mempunyai nilai ekonomis tinggi, berumur pendek, dan berakar pendek. Tanaman sayuran yang sering dibudidayakan secara vertikultur antara lain ialah selada, kangkung, bayam, pokcoy, caisin, katuk, kemangi, tomat, pare, kacang panjang, timun, dan tanaman sayuran daun lainnya.

Baca Juga  : 

Wadah Tanam

Bila akan memakai wadah tanam dari bambu, kita siapkan dua batang bambu yang masing-masing panjangnya 120 cm, dengan pembagian  100 cm untuk wadah tanam dan 20 cm sisanya untuk ditanam ke dalam tanah. Pada setiap batang bambu dibuat lubang tanam 10 buah. Bambu dipilih yang batangnya paling besar, kemduian dipotong sesuai ukuran yang ditetapkan. Semakin bagus kualitas bambu, semakin lama masa penggunannya.

Pada bagian 20 cm terdapat ruas yang nantinya akan menjadi ruas terakhir dihitung dari atas. Semua ruas bambu, kecuali yang terakhir, dibobol dengan memakai linggis supaya seluruh ruang dalam bambu terbuka. Di bagian inilah nantinya media tanam ditempatkan. Ruas terakhir tidak dibobol seluruhnya, namun hanya dibuat beberapa lubang kecil dengan paku untuk mengeluarkan kelebihan air dari wadah.

Selanjutnya dibuat lubang tanam di sepanjang bagian 100 cm dengan memakai bor atau alat lain seperti pahat. Lubang dibuat secara berselang-selang pada keempat sisi bambu (permukaan bambu diasosiasikan sebagai bidang kotak). Pada dua sisi yang saling berambang masing-masing dibuat tiga lubang tanam dan pada dua sisi lainnya masing-masing dua lubang tanam sehingga seluruhnya ada 10 lubang tanam. Setiap lubang berdiameter kira-kira 1,5 cm. Jarak antarlubang 30 cm.

Media Tanam

Media tanam untuk vertikultur berupa campuran lahan, pupuk kompos, dan sekam dengan perbandingan 1:1:1. Semua bahan dicampur hingga rata. Tanah berperan untuk mengikat unsur hara, sekam untuk menampung air di dalam tanah, sedangkan kompos adalah sumber unsur hara yang dibutuhkan tanaman.

Campuran media tanam lalu dimasukkan ke dalam bambu hingga penuh. Untuk menenatikan tidak ada ruang dalam bambu yang kosong, kita pakai bambu atau kayu kecil untuk mendorong tanah  hingga ke dasar wadah (ruas terakhir). Media tanam dalam bambu diusahakan tidak terlalu padat supaya air gampang mengalir dan akar tanaman bisa “bernafas”, tetapi juga tidak terlalu renggang supaya bisa mempertahankan air dan menjaga kelembapan media tanam.

Penyiapan Bibit dan Penanaman

Sebelum membuat wadah vertikal, terlebih dahulu kita siapkan bibit tanaman. Benih disemaikan dalam  wadah penyemaian sebelum ditanam dalam media vertikultur. Wadah dapat apa saja sepanjang bisa diisi media tanam dan mempunyai lubang di bagian bawahnya untuk mengeluarkan kelebihan air. Wadah khusus untuk penyemaian benih disebut tray dengan jumlah lubang 128 buah (tray lain jumlah dan ukuran lubangnya beragam). Wadah persemaian dapat pula menggunakan pot berukuran sedang atau bekas tempat kue. Untuk media tanamnya dapat memakai media tanam jadi yang berkarakter organik.

Jika penyemaian benih memakai tray, setiap lubang umumnya diisi satu benih, tetapi dapat juga 2 atau 3 benih. Jika memakai wadah lain, jumlah benih yang disemai dicocokkan dengan ukuran wadah. Yang penting, jarak tanam benih diatur sedemikian rupa supaya tidak berdempetan.


Pada 2-3 minggu sesudah semai, benih telah berkecambah dan mengeluarkan 3-4 daun. Sempurnanya, benih dialih ke media tanam jika sudah mempunyai 4-5 helai daun. Bibit yang dialih ke wadah vertikultur saat berumur lebih dari satu bulan, daunnya pun telah bertambah.

Sebab wadah vertikultur dari bambu hanya mempunyai 20 lubang tanam dari dua batang bambu, kita cukup bebas untuk memilih 20 bibit terbaik. Sebelum bibit ditanam, media tanam dalam wadah bambu disiram hingga jenuh atau sampai air menetes keluar dari lubang tanam. Selanjutnya, bibit ditanam satu demi satu. Semua bagian akar dari setiap bibit harus masuk ke dalam tanah. Setiap varietas bibit, misalnya cabai merah dan tomat, dikelompokkan dalam wadah bambu terpisah.

Pemeliharaan Tanaman

Tanaman membutuhkan perawatan seperti halnya makhluk hidup lain. Tanaman membutuhkan perhatian dan kasih sayang. Selain perlu menyiramnya setiap hari, tanaman juga perlu dipupuk dan hama penyakit dikendalikan.

Pupuk yang dipakai sebaiknya pupuk organik, seperti kompos, pupuk kandang, atau bokashi. Supaya sayuran buah seperti cabai dan tomat tidak gampang rontok sebaiknya dikasihkan pula KCl satu sendok teh atau satu sendok makan, bergantung besar kecilnya pohon. Pemberian KCl setiap 5-6 bulan sekali.

Limbah dapur atau daun-daun kering dapat dimanfaatkan untuk membuat pupuk bokashi. Pupuk bokashi ialah hasil fermentasi bahan organik (jerami, sampah organik, pupuk kandang, dan lainlain) dengan teknologi EM. Bokashi dipakai sebagai pupuk organik untuk menyuburkan tanah dan meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman. Bokashi bisa dibuat dalam beberapa hari dan dapat langsung dipakai sebagai pupuk.

Di perdesaan, umumnya sampah atau kotoran hewan dimasukkan ke lubang dan jika lubang sudah penuh, sampah dibakar dan dimanfaatkan sebagai pupuk. Jika memakai pupuk kotoran hewan, inginnya dipilih yang telah tidak berbau busuk. Di toko swalayan atau kios tanaman, sekarang ini telah tersedia pupuk kandang kering yang tidak berbau dan steril.

Sekarang ini penduduk mulai banyak mengonsumsi produk pertanian yang sehat, yaitu yang memakai pupuk dan pengendalian hama secara alami, meskipun harga produk tersebut lebih mahal.

Berkebun di sekeliling rumah sebaiknya tidak memakai bahan kimia, seperti furadan untuk mengendalikan hama dalam tanah. Pemakiaan furadan bisa mengurangi kesuburan tanah dan juga mencemari tanaman kurang lebih selama sebulan. Jadi, sebaiknya menaman sayuran tidak perlu memakai furadan.

Pemanenan

Sayuran seperti sawi, bayam, seledri, selada, dan kangkung umumnya dipanen dengan dicabut. Apabila kita menanamnya sendiri dan untuk dikonsumsi sendiri akan lebih irit bila panen dilaksanakan dengan mengambil daunnya saja. Dengan cara ini, tanaman dapat bertahan lebih lama dan dipanen berulangulang (Liferdi Lukman).

Jual Karung Beras
*Info lengkap mengenai harga Karung Beras silakan klik http://bit.ly/hargakarungberas

Bila Anda membutuhkan dan ingin memesan Memesan Karung Beras, Karung Laminasi, Karung Transparan, atau Karung Polos untuk pengemasan ketika pascapanen atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan terjangkau. Untuk info pemesanan produk bisa langsung menghubungi kami pada hari dan jam kerja melalui (Minggu dan Hari Besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031-8830487 (Jam Kerja 08.00 - 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:

Catatan:
– Minimal order 5.000 lembar
– Harga netto (tidak termasuk PPN)
– Harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– Harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cara Jitu Budidaya Tanaman dengan Media Bambu yang Hemat dan Benar "

Posting Komentar