HUBUNGI KAMI

PABRIK & DISTRIBUTOR KARUNG PLASTIK

Menyediakan: karung plastik (woven bag), karung beras, karung laminasi, karung putih polos, karung transparan, karung daur ulang, karung warna cream, karung warna kuning, karung gabah, karung bagor, karung roll, karung layar, karung printing, karung sablon, dll.

Melayani pemesanan karung sablon dan karung laminasi (printing) merk khusus (custom).

Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950
• Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Mengulas Tuntas Tentang Pengertian, Fungsi, dan Jenis Terasiring

Distributor Karung Plastik High Quality - Lim Corporation

ada waktu liburan ke daerah pegunungan tentunya sering sekali melihat pemandangan sawah yang bertingkat dan indah. Umumnya masyarakat menyebut sawah bertingkat tersebut dengan nama sengkedan. Berbudidaya dengan teknik sengkedan ini lebih dikenal dengan istilah terasering. Sebetulnya apa yang dimaksud dengan terasering?

Sengkedan merupakan bentuk konservasi tanah dan air yang dibuat dengan cara digali untuk memperkecil kemiringan lereng atau mengurangi panjang lereng dan menutup tanah secara melintang. Dan terasering bisa juga diartikan menjadi suatu teknik berbudidaya dengan sistem bertingkat yang difungsikan untuk pencegahan erosi tanah.

Baca Juga : 

Fungsi Terasering

Fungsi dari pembuatan terasering yaitu untuk meningkatkan peresapan air ke dalam tanah dan memperkecil resiko pengikisan tanah oleh air. Tak hanya mempunyai manfaat, pembuatan terasering juga mempunyai fungsi tertentu. Berikut ini beberapa fungsi dari terasering.
- Menjaga dan meningkatkan kestabilan lereng.
- Memperbanyak resapan air hujan ke dalam tanah.
- Mampu mengurangi run off atau kecepatan aliran air di permukaan tanah.
- Memudahkan perawatan atau konservasi lereng.
- Untuk mengurangi panjang lereng atau memperkecil tingkat kemiringan lereng.
- Mengendalikan arah aliran air menuju ke daerah yang lebih rendah jadi tak terkonsentrasi di satu tempat.
- Menampung dan menahan air pada lahan miring.

Jenis-Jenis Terasering

Terasering bisa dikelompokkan dengan berbagai macam cara. Seperti dengan bentuknya, terasering dikelompokkan menjadi 8 bentuk yaitu:

1. Teras Kredit

Terasering yang pertama yaitu teras kredit. Untuk definisi teras kredit yaitu suatu teras dengan bentuk guludan tanah atau batu yang sejajar kontur. Teras ini menggabungkan guludan dan saluran air menjadi satu. Syarat yang harus dipenuhi dalam pembuatan teras kredit yaitu kemiringan lereng antara 3%-10% dengan kedalaman tanah lebih dari 30cm, tanah harus mempunyai daya resap air yang tinggi dan tak ada kanal yang rawan longsor. Pembuatan teras kredit memerlukan banyak tenaga kerja dan harus dibuat di daerah yang tak sering terjadi hujan lebat.

2. Teras Kebun

Untuk teras yang kedua yaitu teras kebun. Teras kebun adalah suatu teras yang dibuat sejajar kontur dengan bagian lain yang dibiarkan seperti keadaan aslinya. Maksudnya yaitu lahan yang letaknya berada di antara 2 teras yang bersebelahan dibiarkan tak diolah. Pembuatan teras kebun bisa dilaksanakan pada lereng dengan kemiringan 30%-50%. Umumnya teras model ini ditanami tanaman perkebunan yang fungsinya sebagai tumbuhan penutup tanah.

3. Teras Datar

Yang ketika yaitu teras datar atau teras sawah. Teras datar bisa didefinisikan sebagai suatu teras dengan bentuk tanggul yang sejajar kontur, serta dilengkapi saluran air di bagian atas dan bawah tanggul. Ketika proses pembuatan teras datar terdapat beberapa syarat yang wajib diperhatikan, yaitu kelerengan lahan harus kurang dari atau sama dengan 3%, kedalaman tanah kurang dari 30cm, untuk tumbuhan yang ditanam yaitu tumbuhan musiman serta berada di daerah dengan curah hujan rendah.

Tak hanya itu kondisi permukaan tanah tak boleh berbatu dan dibuat di daerah yang tingkat resapan airnya cukup tinggi jadi tak terjadi genangan serta aliran air melewati tebing teras. Tujuan dari pembuatan teras datar yaitu untuk membuat lapisan tanah tetap lembab dan memperbaiki aliran air.

4. Teras Guludan

Definisi dari teras guludan yaitu salah satu teras dengan bentuk guludan yang dibuat melintang lereng. Teras guludan dibuat pada lereng dengan kemiringan 10%-15% dengan kedalaman tanah lebih dari 30cm. Sama seperti teras daratan, pembuatan teras guludan harus berada pada daerah dengan daya resapan air yang tinggi. Bukan hanya itu diperlukan juga saluran pembuangan air yang aman. Saluran air tersebut dibuat landai dengan kemiringan 0,1% jadi bisa menampung endapan tanah hasil dari erosi.


5. Teras Bangku

Arti dari teras bangku merupakan suatu teras yang dibuat dengan memotong lereng jadi bidang olah miring ke belakang dan membentuk deretan bangku. Pada teras bangku ini lengkap dengan saluran pembuangan air dan ditanami rumput untuk menguatkannya. Syarat pembuatan teras bangku hampir mirip dengan teras guludan, hanya saja bisa dibuat di daerah dengan daya serap air yang rendah. Walapun seperti itu teras bangku sulit diterapkan pada pertanian yang memakai mesin pembajak yang besar serta memerlukan modal banyak dalam pembuatannya.

6. Teras Individu

Teras individu adalah suatu teras yang berdiri sendiri bagi setiap tanaman. Ukuran setiap teras berbeda, sesuai dengan jenis tanamannya. Umumnya jenis tumbuhan yang ditanam pada teras ini yaitu tanaman kayu dan tanaman penutup tanah. Teras individu bisa dibuat pada lereng dengan kemiringan antara 10%-50% dan kedalaman tanah lebih dari 30cm.

Tahapan pembuatan teras individu cukuplah sederhana, yaitu dengan cara menggali tanah di area yang akan ditanami dan tanah hasil galian ditimbun ke lereng bagian bawah hingga landai jadi membentuk seperti teras bangku yang terpisah. Lahan di sekitar teras individu dibiarkan tetap berupa padang rumput, atau bisa juga ditanami tanaman penutup tanah.

7. Teras Saluran

Teras saluran atau disebut juga rorak adalah suatu teras dengan bentuk berupa lubang-lubang buntu yang dibuat untuk menampung endapan-endapan tanah akibat proses sedimentasi. Dalam pembuatan teras saluran, syarat yang harus dipenuhi yaitu kemiringan lereng antara 3%-10% dengan kedalaman tanah lebih dari 30cm, tanah bertekstur kasar dan mempunyai daya resap yang cepat. Biasanya tanaman yang ditanam pada lahan dengan tipe teras saluran yaitu tanaman kayu.

8. Teras Batu

Yang terakhir yaitu jenis teras batu. Teras ini memakai batu sebagai dinding dengan jarak yang disamakan di sepanjang garis kontur pada lahan miring. Proses pembuatan teras batu sangat baik diterapkan pada lahan yang mempunyai banyak batu dan kerikil. Teras ini bisa difungsikan sebagai persiapan dalam pembuatan teras bangku. Tujuan dari pembuatan teras batu yaitu memanfaatkan batu-batuan yang ada dipermukaan tanah jadi lahan bisa dipakai untuk bercocok tanam.

Produsen Karung Plastik
*Info lengkap mengenai harga Karung Beras silakan klik http://bit.ly/hargakarungberas

Bila Anda membutuhkan dan ingin memesan Memesan Karung Beras, Karung Laminasi, Karung Transparan, atau Karung Polos untuk pengemasan ketika pascapanen atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan terjangkau. Untuk info pemesanan produk bisa langsung menghubungi kami pada hari dan jam kerja melalui (Minggu dan Hari Besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031-8830487 (Jam Kerja 08.00 - 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:

Catatan:
– Minimal order 5.000 lembar
– Harga netto (tidak termasuk PPN)
– Harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– Harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mengulas Tuntas Tentang Pengertian, Fungsi, dan Jenis Terasiring"

Posting Komentar