HUBUNGI KAMI

PABRIK & DISTRIBUTOR KARUNG PLASTIK

Menyediakan: karung plastik (woven bag), karung beras, karung laminasi, karung putih polos, karung transparan, karung daur ulang, karung warna cream, karung warna kuning, karung gabah, karung bagor, karung roll, karung layar, karung printing, karung sablon, dll.

Melayani pemesanan karung sablon dan karung laminasi (printing) merk khusus (custom).

Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950
• Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Penyakit Pada Tanaman Durian dan Cara Pengendalianya, Sudah Tau?

Distributor Karub Beras Harga Pabrik - Lim Corporation

Tanaman Durian adalah salah satu tumbuhan yang banyak dibudidayakan di Indonesia, mulai dari pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga Nusa Tenggara Barat. Durian mempunyai perluang agribisnis yang sangat potensial. Maka tidak salah jika sekarang ini banyak ditemukan petani durian dimana-mana. Tetapi, para petani juga harus mengetahui bagaimana cara mendapatkan durian kualitas unggul. Sebab dalam proses budidaya tanaman durian telah tentu akan muncul masalah atau alasan penghambat yang mengakibatkan beberapa masalah seperti tanaman tidak berkembang baik hingga menghasilkan buah berkualitas rendah. Umumnya permasalahan yang kerap terjadi pada budidaya durian merupakan tanaman yang gampang terserang hama dan penyakit.

Tetapi, petani tidak perlu takut sebab masalah hama dan penyakit pada tanaman durian masih dapat dilaksanakan pencegahan dan pengendalian. Pengendalian sebaiknya dilaksanakan dengan cara melaksanakan pengecekan tanaman, apakah tanaman durian terserang hama atau terserang penyakit. Dengan begitu, petani akan lebih gampang melaksanakan pengendalian dengan akurat. Ada beberapa macam hama dan penyakit pada tanaman durian, berikut diantaranya.

1. Hama Penggerek Batang

Hama penggerek batang yang sering menyerang tanaman durian seperti Batocera Naminator, Xylentus Lenconotus, Lamzera Coffeae. Hama penggerak ini bekerja dengan membuat lubang pada batang, dahan dan ranting.

Baca Juga  : 

Ciri-Ciri tanaman terserang hama penggerek yaitu ditandai dengan adanya lubang yang disertai kotoran dan cairan berwana merah dari bekas kayu yang diserang bisa mengakibatkan tanaman menjadi layu, daun kering dan rontok hingga mengakibatkan kematian.

Cara pengendalian hama penggerek, antara lain:

- Laksanakan sanitasi lahan dengan memusnahkan rumput pengganggu, gulma, tanaman inang dan daun durian yang rontok.
- Potong dan musnahkan ranting atau batang yang terserang hama.
- Tutup bekas lubang penggerek dengan kapas yang telah dikasih insektisida sistemik.
- Suntik tanaman dengan memakai insektisida sistemik melalui akar atau daun.

2. Hama Kutu Loncat

Umumnya kutu loncat menyerang daun muda dengan cara menghisap airnya. Hingga muncul gejala daun berwarna berbintik – bintik berwarna kecoklatan. Daun keriting berlubang, dan berukuran tidak normal / kerdil. Hama kutu loncat berukuran sangat kecil, dengan warna cokelat dan diselimut benang-benang putih lilin berwarna putih sebagai hasil sekresinya.

Cara pengendalian hama kutu loncat pada tanaman durian dapat memakai penyemprotan insektisida sistemik seperti : Curacron, Dursban, dll dengan konsentrasi 0,2 %.

3. Hama Kutu Putih

Kutu Putih atau Psendococus sp. mempunyai bentuk bulat kehijauan dan tumbuhnya diselimuti oleh lapisan lilin agak keputihan. Hama kutu putih menyerang dengan menghisap cairan daun, selain itu hama ini juga menyerang penyakit embun jelaga. Umumnya kotoran efek hama ini manis sehingga mengundang semut dan penyebarannya mengikuti semut. Serangga ini mengakibatkan daun menjadi kering dan merana. Selain itu juga mengakibatkan bunga dan buah mengalami kerontokkan. Pemberantasan hama kutu putih dapat memakai insektisida dan akarisida.

4. Hama Penggerek Bunga (Pray Citrys)

Umumnya penggerek bunga dilaksanakan oleh ulat. Ulat ini menyerang kuncup bunga dan calon buah durian. Umumnya tanda durian terkena hama penggerek bunga ditandai dengan rusaknya kuncup bunga sehingga putik bunga berguguran. Tidak hanya merusak putik, ulat ini juga dapat merusak benang sari dan tajuk bunga. Ulat penggerek bunga berwarna hijau dengan kepala berwarna coklat, sedang jika menjadi kupu-kupu akan berwarna merah kecoklatan.

Cara pengendalian hama ulat ini dilaksanakan dengan menyemprotkan insektisida seperti Supracide 40 EC, nuvacrom SWC, Perfekthion 400 EC (Eimetoat 400 gram/liter).

5. Hama Lebah Mini

Hama lebah mini mempunyai ciri-ciri tubuh berwarna cokelat kehitaman dan mempunyai sayap bergaris putih dan lebar. Hama ini menyerang tanaman hanya pada saat lebah berada dalam tahap ulat, umumnya menyerang ranting dan daun-daun muda.


Cara pengendalian hama lebah kecil dapat dilaksanakan dengan memakai parvasida, seperti Hostathion 40 EC (Triazofos 420 gram/liter), dan insektisida, seperti Supracide 40 EC dosis 420 gram/liter dan Temik 106 (Aldikarl 10%).

Penyakit Tanaman Durian

1. Kanker Batang

Penyebab : Phythium palvmora

Gejala :

- Terjadi pengelupasan pada kulit tanaman dan berubah menjadi warna kecoklatan
- Pada sektor daun dan ranting akan mengalami kekeringan atau mati.

Pengendalian:

- Perbaiki drainase dengan baik
- Laksanakan pemotongan pada bagian kulit yang terserang kanker batang
- Laksanakan pengolesan atau pemberian fungisida dengan difolatan 4 F 3%.

2. Busuk Akar

Penyebab : Phytmum Vexans dan Fisarium sp.

Gejala :

- Bercak nekrotik yang berawal dari ujung akar lateral, jika akar dibedah pada bagian korteks akan tampak warna cokelat dan pada bagian yang berkayu akan terlihat warna merah muda dengan bercak cokelat.

Pengendalian:

- Pengendalian dapat dilaksanakan dengan menyemprotkan fungisida berbahan aktif seperti metalaxyl, fosetyl alumunium, atau etridiazole.
- Pada tanaman yang telah terserang busuk akar sebaiknya dibakar dan bekas lubangnya dikasih kapur.
- Pencegahan dapat dilaksanakan dengan melaksanakan perbaikan pada system drainase supaya tidak terjadi genangan air yang mengakibatkan busuk akar.

3. Busuk Buah

Penyebab : Phytophhthora palmivora.

Gejala :

- Terdapat bercak-bercak basah berwarna cokelat kehitaman pada kulit buah, dan sesudah beberapa lama buah akan membusuk.

Pengendalian :

- Pengendalian dilaksanakan dengan penyemprotan fungisida dibarengi dengan penyemprotan insektisida untuk membunuh serangga dan siput yang menjadi vektornya. Buah yang sudah diserang harus dibuang.

4. Jamur Umpas

Penyebab : jamur umpas (Pink disease)

Gejala :

- Muncul cairan berwarna kuning pada bagian batang, dan diselimuti benang jamur berwarna metalik. Pada kelembaban tinggi, benang tersebut akan berubah menjadi merah muda. Serangan jamur umpas bisa mengakibatkan kematian cabang.

Pengendalian:

- Pengendalian dapat dilaksanakan dengan cara mengoleskan fungisida berbahan aktif tembaga pada bagian yang terserang.
- Mengurangi kelembaban diareal penanaman, memotong bagian yang terserang, dan menyemprot tanaman dengan fungisida seperti : Ditane M-45, dll.

Produsen Karung Beras
*Info lengkap mengenai harga Karung Beras silakan klik http://bit.ly/hargakarungberas

Bila Anda membutuhkan dan ingin memesan Memesan Karung Beras, Karung Laminasi, Karung Transparan, atau Karung Polos untuk pengemasan ketika pascapanen atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan terjangkau. Untuk info pemesanan produk bisa langsung menghubungi kami pada hari dan jam kerja melalui (Minggu dan Hari Besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031-8830487 (Jam Kerja 08.00 - 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:

Catatan:
– Minimal order 5.000 lembar
– Harga netto (tidak termasuk PPN)
– Harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– Harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Penyakit Pada Tanaman Durian dan Cara Pengendalianya, Sudah Tau?"

Posting Komentar