HUBUNGI KAMI

PABRIK & DISTRIBUTOR KARUNG PLASTIK

Menyediakan: karung plastik (woven bag), karung beras, karung laminasi, karung putih polos, karung transparan, karung daur ulang, karung warna cream, karung warna kuning, karung gabah, karung bagor, karung roll, karung layar, karung printing, karung sablon, dll.

Melayani pemesanan karung sablon dan karung laminasi (printing) merk khusus (custom).

Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950
• Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Upaya Pemerintah dalam Masalah Asuransi Bawang dan Cabai

Distributor Plastik Karung Beras Murah Best Quality - Lim Corporation

Sampai sekarang, Kementerian Pertanian (Kementan) terus membahas asuransi pertanian untuk cabai dan bawang. Pembahasan ini dilakukan untuk menemukan indeks risiko untuk kedua komoditas tersebut.

“Sampai sekarang, kami masih mempertimbangkan indeks risikonya. Untuk kedua komoditas ini lumayan besar biaya produksinya, tidak seperti padi. Kita harus melihat dari berapa yang di cover asuransi, berapa besar polis, dal lainnya,”kata Sarwo Edhy.

“Bagaimanapun juga para petani bawang merah dan cabai juga butuh perlindungan gagal panen seperti para petani padi. Kita akan terus mengupayakan hal itu,” ungkap Edhy.

Sebelumnya, ucap Edhy, asuransi pertanian ini sudah disediakan untuk padi dan ternak. Ia juga mengatakan, Kementan pun masih terus berupaya mengedukasi petani untuk menggunakan asuransi ini. Saat ini juga sudah banyak petani yang mulai menggunakan asuransi secara mandiri.

“Ini akan kita dorong. Setelah ia merasa itu ada manfaatnya, polis Rp180.000 itu tidak akan ada artinya dibandingkan manfaat yang mereka dapatkan,” kata Sarwo Edhy.

Edhy mengakui, pemerintah kini masih fokus memberikan asuransi kepada komoditas padi dan ternak sapi. Alasannya, dua usaha pertanian tersebut risikonya paling tinggi dibanding risiko yang lainnya.

“Komoditi pangan lain seperti jagung risikonya tidak terlalu besar seperti terkena OPT, kekeringan, serta banjir. Jadi, kita cover yang terkena dampak besar dulu seperti padi,” tutur Edhy.


Sementara, asuransi ternak sapi, menurut Edhy bertujuan untuk mengamankan indukan yang selama ini banyak dipotong. Apalagi pemerintah telah membuat peraturan pelarangan pemotongan betina produktif. “Jadi yang kita targetkan adalah komoditas yang mudah terkena risiko,” ujarnya.

Untuk asurani usaha tani padi (AUTP), pemerintah menargetkan dapat meng-cover 1 juta hektare (ha) lahan petani. Luasan tersebut berdasarkan pengalaman lima tahun terakhir lahan pertanian padi yang terkena musibah, serangan OPT, banjir, serta kekeringan. Luas lahan padi yang terkena banjir dan kekeringan dalam lima tahun terakhir rata-rata 528 ribu ha serta terkena OPT sekitar 138 ribu ha.

“Jika kita jumlahkan, tiap tahun lahan tanaman padi yang terkena dampak perubahan iklim dan OPT mencapai 600 ribu hektar,” kata Sarwo Edhy.

Sementara untuk AUTP, tanaman yang dapat diganti adalah tanaman yang gagal panennya sampai 75% dari luas tanamnya. Petani hanya membayar premi 20%, sedangkan sisanya disubsidi oleh pemerintah. Sedangkan untuk AUTS ialah ternak sapi yang hilang dan mati terkena penyakit. Peternak hanya membayar premi sebesar Rp40 ribu.


*Info lengkap mengenai harga Karung Beras silakan klik http://bit.ly/hargakarungberas

Bila Anda membutuhkan dan ingin memesan Memesan Karung Beras, Karung Laminasi, Karung Transparan, atau Karung Polos untuk pengemasan ketika pascapanen atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan terjangkau. Untuk info pemesanan produk bisa langsung menghubungi kami pada hari dan jam kerja melalui (Minggu dan Hari Besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031-8830487 (Jam Kerja 08.00 - 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:

Catatan:
– Minimal order 5.000 lembar
– Harga netto (tidak termasuk PPN)
– Harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– Harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Upaya Pemerintah dalam Masalah Asuransi Bawang dan Cabai"

Posting Komentar