HUBUNGI KAMI

PABRIK & DISTRIBUTOR KARUNG PLASTIK

Menyediakan: karung plastik (woven bag), karung beras, karung laminasi, karung putih polos, karung transparan, karung daur ulang, karung warna cream, karung warna kuning, karung gabah, karung bagor, karung roll, karung layar, karung printing, karung sablon, dll.

Melayani pemesanan karung sablon dan karung laminasi (printing) merk khusus (custom).

Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950
• Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Tips Menanam Padi di Musim Hujan Agar Hasil Panen Melimpah


Musim hujan menjadi berkah bagi para petani untuk memaksimalkan hasil panen, sebab pasokan air yang dibutuhkan tanaman sangat tercukupi, bahkan melimpah. Tetapi, selain mendatangkan berkah, turunnya hujan juga disertai munculnya berbagai hama yang bisa menyerang tanaman, tak terkecuali tanaman padi.

Oleh sebab itu patut mewaspadai hal-hal yang bisa mengakibatkan gagal panen. Berikut ini beberapa hal yang harus anda waspadai pada waktu musim hujan antara lain :

1. Munculnya Berbagai Hama Penyakit
Berikut beberapa hama atau penyakit yang biasanya muncul di musim hujan, antara lain:
a. Hama Wereng
Hama wereng biasanya muncul pada waktu tanam di musim hujan, sebab banyak genangan. Memang hama wereng selalu muncul pada bulan yang mana banyak curahan air hujan. Apabila pada musim kemarau hama wereng jarang muncul. Usaha pemberantasan wereng saat ini hanya dilakukan dengan menggunakan pestisida.

b. Perkembangan OPT (Organisme Pengganggu Tanaman)
Curah hujan yang tinggi salah satu faktor yang mengakibatkan ledakan populasi OPT. Potensi OPT yang perlu & harus diwaspadai pada tanaman padi antara lain hama penggerek batang padi, tikus, kresek dan tungro. Sedangkan pada tanaman sayur yakni serangan busuk daun (late blight), serangan layu Fusarium dan Ralstonia, serangan kresek (downey mildew), antraknosa  atau patek (busuk buah), bercak daun Alternaria dan lain-lain.

Perlu diwaspadai serangan hama penggerek batang padi (rice stem borer), sebagai penyebab gejala sundep dan beluk. Curah hujan masih tinggi, harap waspadai serangan penyakit busuk daun. Oleh sebab itu, kita harus ekstra waspada & lebih siap dalam menghadapi musim hujan.

# Baca juga Karung Beras & Karung Laminasi

2. Banjir dan Angin Kencang
Intensitas curah hujan yang meningkat waktu musim hujan, mengakibatkan kapasitas air lebih dari biasanya. Oleh karenanya hal yang perlu kita waspadai ialah sistem pembuangan air yang ada pada lahan. Jangan sampai terjadi sistem drainase yang kurang baik, kemudian tanaman kebanjiran lantas menjadi layu & mati.

Bila saat ini masih dalam taraf persiapan lahan, alangkah baiknya nanti bedengan dibuat agak tinggi kira-kira 40cm. Adapun tujuan dari bedengan yang tinggi ialah agar kelembaban tanah di sekitar perakaran bisa terkontrol dan tidak berlebihan. Pasokan air yang berlebihan kurang baik bagi pertumbuhan tanaman.

Selain pasokan air berlebih, hujan deras disertai angin kencang kadangkala bisa merusak tanaman dalam waktu singkat. Oleh sebab itu perlu dipertimbangkan dalam pemilihan jenis varietas padi yang akan ditanam.Pilihlah jenis varietas padi yang tidak mudah roboh dan lebih kuat menahan terpaan angin kencang.

3. Tumbuhnya Gulma (Tumbuhan Pengganggu)
Gulma merupakan tanaman yang tidak dikehendaki keberadaanya pada lahan. Biji-biji kering gulma yang pada musim kemarau terbang menyebar terkena angin, akan tumbuh sumbur pada musim hujan. Keberadaan gulma bisa menurunkan kuantitas hasil sebab tanaman utama kalah dalam memperebutkan makanan (nutrisi). Perlu diketahui pula beberapa gulma bisa mengeluarkan zat yang bersifat toksik yang bisa menekan pertumbuhan tanaman utama.

4. Intensitas Sinar Matahari Yang Berkurang
Tanaman padi untuk tumbuh normal membutuhkan sinar matahari yang cukup. Pada musim hujan, kondisi langit yang mendung mengakibatkan sinar matahari yang mengenai tanaman tidak merata. Hal ini akan mengakibatkan proses fotosintesis terganggu.

# Jangan lewatkan Cara Menanam Padi Yang Benar

Untuk mengatasi hal tersebut perlu diterapkan pengaturan tanaman dalam bedengan dengan sistem single rows (satu baris) atau sistem double rows zig zag (untu walang dua baris). Pola pengaturan tanam diharapkan sinar matahari bisa mengenai semua tanaman, pun juga meminimalisir timbulnya berbagai penyakit.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tips Menanam Padi di Musim Hujan Agar Hasil Panen Melimpah"

Posting Komentar