HUBUNGI KAMI

PABRIK & DISTRIBUTOR KARUNG PLASTIK

Menyediakan: karung plastik (woven bag), karung beras, karung laminasi, karung putih polos, karung transparan, karung daur ulang, karung warna cream, karung warna kuning, karung gabah, karung bagor, karung roll, karung layar, karung printing, karung sablon, dll.

Melayani pemesanan karung sablon dan karung laminasi (printing) merk khusus (custom).

Hubungi Kami
• SMS/WA/Call: 0852.3392.5564 | 0877.0282.1277 | 08123.258.4950
• Phone: 031- 8830487
• Email: limcorporation2009@gmail.com

Cara Paling Ampuh Mengatasi Layu Bakteri Pada Tanaman Cabai

Jual Karung Beras Wilayah Sidoarjo - Lim Corporation

Layu Bakteri adalah penyakit pada tanaman cabai yang cukup betul-betul menyerang lahan pertanaman dan mengakibatkan tanaman cabai merana dan mati. Gara-gara penyakit ini adalah bakteri Pseudomonas solanacearum. Bakteri ini menyerang bagian perakaran tanaman cabai.

Baca Juga :
Gejala penyakit layu bakteri pada tanaman cabai antara lain bagian atas tanaman, daun tua, dan tunas akan merana, lalu menyebar ke bagian lain dan akhirnya mati. Penyebarannya melalui air, tanah, ataupun benih hasil pertanaman sebelumnya yang telah terserang penyakit layu bakteri.

Melalui Program Usaha Khusus disingkat (UPSUS) yang salah satunya dilakukan di wilayah Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang selama tiga bulan, alumni Fakultas Pertanian Universitas Gajdah Mada, Ratnasani Ambarwati Siniwi menuturkan tentang peristiwanya mengikuti program tersebut.

“UPSUS ini adalah program pendampingan mahasiswa ataupun alumni ke golongan tani dan membantu kemampuan pertanian di tingkat kecamatan” kata wanita yang hangat disapa Sani.

“Pada kegiatan UPSUS ini kami mengembangkan teknologi Bacillus subtilis guna pengendalian layu bakteri pada tanaman cabai dengan incaran golongan Wanita Tani (KWT) setempat” lanjutnya.

Pengendalian penyakit dengan Bacillus subtilis adalah salah satu tips pengendalian hayati yang dimana memakai musuh alami hama atau gara-gara penyakit tanaman cabai.

Percobaan ini memakai pekarangan rumah warga. Sebelumnya pindah tanam ke pekarangan, dilaksanakan pembibitan tanaman cabai rawit sebanyak 250 polybag di lahan kecamatan. Dengan adanya program ini diharapkan warga bisa secara mandiri mengenal dan mengendalikan hama dan penyakit pada tanaman khususnya cabai.


Bagaimana tips mengendalikan penyakit layu bakteri tanaman cabai?

Pertama, sediakan isolat bakteri Bacillus subtilis. Isolat ini dapat diperoleh di toko pertanian atau melalui Balai Penelitian Pertanian terdekat.

“Secara alami bakteri ini dapat diperoleh di wilayah yang masih asri. Bakteri ini bisa ditemukan di sekitar perakaran bambu. Bagian serabut akar terluar dan tanah sekitar perakaran diambil guna isolat bakteri” terang Sani.

Kedua, siapkan wadah air contoh drum atau jerigen kemampuan 30 liter, air kelapa yang bisa disubstitusi dengan air leri, air rebusan taoge maupun air rebusan ketela sebanyak 20 liter, santan sebanyak satu buah, dan satu kaleng susu kental manis putih.

Siapkan juga aerator dengan selang benih ukuran kecil manfaatnya supaya bakteri bisa terfermentasi sempurna sebab bakteri Bacillus subtilis kelompok aerob sehingga memperlukan udara. Selain memakai aerator guna menyediakan udara, tips lain adalah mengganti tutup plastik jerigen dengan koran atau kertas supaya pergantian udara tetap terjadi.


Ketiga, campurkan berbagai bahan tersebut, kocok hingga homogen selama beberapa saat. Sesudah itu larutan didiamkan selama kurang lebih tujuh hari.
Indikator fermentasi Bacillus subtilis yang siap dipakai adalah larutan gak mengeluarkan aroma yang gak sedap, melainkan contohnya aroma tape. Bentuk wujud jerigen berubah menjadi agak menggembung.

Bagaimana aplikasi Bacillus subtilis pada tanaman cabai?

Larutan yang telah jadi langsung bisa diaplikasikan. Tipsnya dengan melarutkan 1 liter Bacillus subtilis dengan 10 liter air. Lalu larutan disiram atau disemprotkan pada tanaman cabai, tetatpi yang lebih praktis dengan menyiram pada daerah perakaran tanaman cabai dengan dosis 250 cc tiap tanaman atau sekitar satu gelas kecil. Penyiraman bisa dilaksanakan sebanyak satu kali dalam satu minggu.

Bacillus subtilis dalam larutan bisa dipanen berulang kali. Larutan Bacillus subtilis sebanyak 20 liter tadi, dipanen atau dipakai sebanyak 10 liter dengan menyisakan 10 liter. Sisa 10 liter dalam jerigen ditambahkan air kelapa lagi dan gula jawa kurang lebih 500 gram guna makanan bakteri. Begitu seterusnya. Sehingga larutan masih tersedia jika sewaktu-waktu diperlukan.

Jual Karung Beras
*Info lengkap mengenai harga Karung Beras silakan klik http://bit.ly/hargakarungberas

Bila Anda membutuhkan dan ingin memesan Memesan Karung Beras, Karung Laminasi, Karung Transparan, atau Karung Polos untuk pengemasan ketika pascapanen atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan terjangkau. Untuk info pemesanan produk bisa langsung menghubungi kami pada hari dan jam kerja melalui (Minggu dan Hari Besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031-8830487 (Jam Kerja 08.00 - 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:

Catatan:
– Minimal order 5.000 lembar
– Harga netto (tidak termasuk PPN)
– Harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– Harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cara Paling Ampuh Mengatasi Layu Bakteri Pada Tanaman Cabai"

Posting Komentar